Resume PKKMB Day 2

Nama: Mohammad Ryan Nur Andhika

Asal: Lamongan

Prodi: PGSD

Fakultas: Keguruan & Ilmu Pendidikan


TUGAS PKKMB DAY 2 : UNUSA


Materi 1

Nama Pemateri: Ainun Najib

Moderator: Mursyidul Ibad, S.KM., M.Kes

Tema: Perguruan Tinggi Di Era Digital Dan Revolusi Industri

AI menjadikan satu/merangkum ilmu dalam sistem namun Controversial, meskipun AI solusi pemecahan segala aspek di era zaman modern yg berkembang melalui teknologi/mesin learning AI tidak bisa dan tidak memiliki :

1. kreative thinking (berfikir krative yg selalu menemukan ide"yg baru dan tidakterpatok pada penemuan"ide yg lama) 

2. compation (rasa kemanusiaan, yg tidak betul"ngerti bahasa dan tidak memilik empati manusiawi)

jangan sampai masuk pada bidang yg tidak bisa membuat mu menjadi pribadi yg kreative thinking dan tidak mempunyai rasa kemanusiaan, karena proses actually AI perlu bertapa dahulu sebelum menjawab permasalahan yg dijabarkan ooleh sang penanya secara strategis, praktis dan meniru gaya bahasanya.

Mengapa kampus NU harus memimpin? Karena nilai-nilai NU first value nya itu kemaslahatan umat.

-Kemaslahatan (tekmologi untuk martabat manusia)

-Pengarah Arus (mengawal etika, akses & dampak sosial)

-Kompas NU (teknologi menguatkan akhlak, pelayanan & keadilan)

contoh : Kisah yang dialami oleh Gus Dur dizaman kepemimpinannya dulu.

adapun AI di palestina yang digunakan untuk menargetkan/membunuh orang"Palestina disebut dengan Lavender AI, AI tersebut sangat Controversial karena dibantu oleh Microsoft Word untuk perencanaan pembantaian.

Secara teknis dampak esensial perubahan era di zaman sekarang :

1. Adab : Tidak boleh meng-copy paste asli/mentah-mentah dari AI , sebenarnya kita sebagai manusia (makhluk Allah yang diciptakan lebih baik dari makhluk-makhluk Nya yang lain) harus mencatat dan menulis sendiri lebih baik daripada AI yang Kontroversial.

2. Akses : Harus dengan bijak memakai AI untuk kebutuhan kita yang benar-benar sangat realistis di dunia nyata.

3. Amanah Data : Memakai AI sama dengan kita menitipkan data diri kita sendiri kepada AI yang mengontrol sistemnya, jadi harus bijak jika memakai AI dengan data Perusahaan, Organisasi atau lain sebagainya.

4. Akurasi : Verifikasi sumber, terutama dunia Kesehatan.

5. Akuntabilitas : kembali lagi kepada kita sendiri yang mengontrol ketika memakai AI

Akses pada teknologi itu harus impulsif agar tidak ada kesenjangan. Jangan sampai memakai AI untuk tugas/penelitian secara mentah-mentah. Namun, kita (sebagai Mahasiswa) juga dapat memakai AI untuk membantu mengerjakan tugas/penelitian dengan cara membantu menata tata bahasanya/untuk diskusi awal sebagai inovasinya.


Materi 5

Nama Pemateri: Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H.

Moderator: Difran Nobel Bistara, S.kep., Ns., M.Kep

Tema: Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi

jenis korupsi berdasarkan UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 (UU Tipikor) yang mengatur 7 jenis tindak pidana korupsi, serta klasifikasi lain seperti petty corruption (korupsi kecil), grand corruption (korupsi besar), dan political corruption (korupsi politik) berdasarkan skala dampaknya.

Jenis Korupsi Berdasarkan UU Tipikor (7 Jenis)

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan perubahannya mengklasifikasikan korupsi menjadi 7 kelompok besar, yang mencakup 30 jenis tindakan korupsi yang lebih rinci : 

1. Pelanggaran hukum yang merugikan Negara 

Tindakan yang secara langsung menyebabkan kerugian pada kas negara. 

2. Suap menyuap 

Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada penyelenggara negara agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu demi kepentingan pribadinya. Suap sendiri adalah atas prestasi yang salah.

3. Penggelapan dalam Jabatan

Pejabat menggelapkan uang atau dokumen berharga yang ada dalam tanggung jawabnya. 

4. Pemerasan:

Penyalahgunaan kekuasaan untuk memaksa seseorang agar memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk melakukan sesuatu. 

5. Perbuatan Curang:

Tindakan kecurangan yang dilakukan oleh pemborong, ahli bangunan, atau rekanan proyek yang menyebabkan kerugian atau membahayakan keselamatan. 

6. Benturan Kepentingan dalam Pengadaan:

Pejabat yang memiliki kewenangan pengadaan terlibat atau memiliki kepentingan dalam pengadaan barang/jasa yang diurusnya. 

7. Gratifikasi:

Pemberian hadiah kepada penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatannya, dan tidak dilaporkan kepada KPK dalam batas waktu tertentu. 

Biasanya pelaku korupsi sendiri adalah pihak swasta atau pihak pemerintah negara sendiri. Karena fakta kondisi karakteristik masyarakatnya yang sudah mendarah daging sejak dulu. "*Karena budaya Indonesia itu selalu berebut ketika mengantre, harusnya menormalisasikan di keseharian tidak dibiasakan berperilaku buruk dan tidak sopan. Kalau dari keluarga/calon pasangan kalian masih seperti ini juga jangan berharap baik untuk nasib lingkungan hidup kedepannya.*" Kata beliau (pemateri) 

dan satu kata-kata motivasi dari beliau untuk kita para generasi muda "*Kalau ingin melihat bangsamu cerah/tersenyum, buktikan dirimu adalah pelayan-pelayan mereka (rakyat). Dan hancurnya dirimu bukan karena negara tapi karena dirimu sendiri (nafsumu).*"


Materi 6

Nama Pemateri: KH Ma'ruf Khozin

Moderator: Dr.Muhammad Syaikhon, S.HI., M.H.I.

Tema: Mahasiswa UNUSA Sebagai Generasi Aswaja An-Nahdliyah

Hadits Rasulullah Saw yang mengatakan bahwa umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan (sebagian hadits lain 72 golongan), semuanya ada di dalam neraka, kecuali satu golongan. Yakni Ahlussunnah Wal Jama'ah.Yang dimaksud sunnah itu bukan hanya sunnah Nabi saja, namun banyak pengertian dan pemahaman yang berbeda-beda dari sebagian ulama yang ada di dunia. 

Salah satu madzhab yang banyak di anut oleh masyarakat Indonesia yaitu Madzhab Syafi'i, namun ada juga tiga Madzhab lainnya yang di anut minoritas Masyarakat islam di Indonesia, yaitu Madzhab Hanafi, Maliki, dan Hambali, sama seperti negara Mesir dan Suriah.

Di belahan dunia juga bermadzhab Hanafi dan Maliki, seperti di negara-negara Timur tengah. Adapun negara sebelah eropa yaitu Afrika menganut madzhab Maliki. Dan Turki yang menganut madzhab Hanafi.


Madzhab Syafi'i di Indonesia sering dikenal dengan nama NU (Nahdlatul Ulama) yang berideologi paham ASWAJAH (Ahlussunnah Wal Jama'ah) bisa dilihat dari tanda bermadzhab nya, karena itu kunci. Kalau gamau bermadzhab berarti bukan ASWAJAH.


Pola pikir dan sikap NU


Tanda kalau dia adalah NU, bisa dibuktikan dari kegiatan-kegiatan :

1. Jika Sholat Shubuh membaca Do'a Qunut setelah i'tidal

2. Melaksanakan amalan-amalan di malam jum'at 

3. Sering berziarah kubur di makam-makam para Ulama'

4. Senang Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW

5. Mengikuti Tahlilan 

6. Bersedekah makanan ketika berbela sungkawa, seperti cotoh yang ada di Indonesia : Ketika ada yang meninggal, dibacakan wirid dan tahlil, lalu diberi berkatan (berupa bingkisan yang berisi nasi & lauk, atau bisa berupa bingkisan sembako)

7. Zikir di pemakaman dengan mengucapkan bacaan tahlil

8. Cinta Tanah Air : seperti gambar dibawah ini adalah karya Syaikhona Kholil Bangkalan (pencetus NU pada KH. Hasyim Asy'ari) ketika 10 November 1945, saat itu banyak santri-santri beliau yang ikut berperang secara langsung. 

Kata beliau di penghujung penyampaian materi, "*Kalau cinta tanah air harus turut menjaga Negara ini juga*"


Blog teman: https://irulsidoarjo.blogspot.com/2025/09/resume-pkkmb-unusa-day-2.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dosen Unusa Edukasi Santriwati tentang Penyakit TBC.

Resume Materi PKKMB Unusa Day 1